5 Tempat wisata di Tana Toraja Terkini & Lagi Hits Dikunjungi

5 Tempat wisata di Tana Toraja Terkini & Lagi Hits Dikunjungi

wisata lengkap

5 Tempat wisata di Tana Toraja Terkini & Lagi Hits Dikunjungi

5 Tempat wisata di Tana Toraja Terkini & Lagi Hits Dikunjungi
wisata lengkap

Tempat wisata di Tana TorajaTempat wisata di toraja saat ini masih belum di ketahui oleh banyak orang. Sementara itu, Tana Toraja menyimpan keindahan alam yang dapat membuat kalian enggan kembali jika sudah berada di tempat ini. Kabupaten Tana Toraja ialah salah satu kabupaten yang terletak di Sulawesi Selatan. Tana Toraja ialah wilayah yang mempunyai banyak cerita – cerita msitik dan adat yang masih dipegang teguh oleh warganya. Tetapi Tana Toraja juga menyimpan potensi wisata yang lumayan menarik untuk didatangi pada saat hari libur.

Pesona alam Tana Toraja serupa indahnya dengan Tempat wisata di Singkawang serta daerah- daerah lain. Selanjutnya merupakan tempatwisata di Toraja yang sangat terkenal di golongan warga.

1. Lemo ataupun Londa

Lemo ataupun Londa
Tribunnewswiki.com

Lemo terdapat di sebuah kabupaten yang berada di Sulawesi Selatan, ialah Kabupaten Tana Toraja. Di desa Lemo terdapat sebuah kuburan batu yang sangat luar biasa. Cuma banyak orang tertentu yang dapat di makamkan disini, tidak hanya itu jenasah itu sudah memenuhi ketentuan untuk dimakamkan disana. Pada dinding batu itu ada lubang untuk meletakkan patung yang merupakan representasi dari orang yang sudah meninggal yang dikenal dengan Tau- Tau. Tau- Tau diletakkan berjejer rapi. untuk mengganti pakaian yang dikenakan Tau- Tau terdapat upacara khusus yang dilakukan. upacara ini dikenal Ma’ nene. Mane’ ne sendiri artinya menghormat kepada orang tua. kata Lemo mempunyai maksud sebagai jeruk. yaitu lubang tertua yang terdapat pada dinding batu. Informasinya ditempat tersebut merupakan makam tetua adat bernama Songgi Patalo.

pemakaman berikutnya merupakan Londa yang berada di desa Sendan Uai, Kecamatan Sanggalangi, Sulawesi Selatan. lokasi yang jadi destinasi wisata pemakamaan ini letaknya cukup jauh sekitar 7 kilometer yang berada di sebelah selatan Makale, masuk dalam wilayah ibu kota Kabupaten Tana Toraja. sedangkan Goa Londa terletak diantara 2 perbatasan aIalah perbatasan antara Makale serta Rantepao. untuk sampai ke lokasi, memerlukan waktu sekitar 6 jam perjalanan darat dari Makassar. Julukan Londa sendiri sangat populer untuk kalangan wisatawan. Disini terdapat ratusan tengkorak serta ribuan tulang belulang yang telah berumur ratusan tahun. Serta wisatawan dapat melihatnya secara langsung peti- peti mati yang masih baru. Anehnya disini tidak mencium bau busuk. Udaranya masih senantiasa terasa sejuk serta tidak berbau apapun.

lokasi : Maps

jam buka: setiap hari selama 24 jam

tiket masuk: Rp. 10. 000 atau per orang

Tetapi banyak alasan serta latar belakang mengapa jenazah- jenazah tersebut harus disimpan terlebih dulu ke dalam goa serta liang- liang bukit. Alasan- alasan tersebut antara lain semacam menunggu kedatangan saudara yang lagi merantau, untuk memberikan kesempatan untuk keluarganya membuktikan kasih sayang kepada jenazah, ataupun untuk menunggu biaya serta hewan korban yang banyak terlebih dulu supaya dapat melakukan upacara rambu Solok( mengantarkan jenazah ke alam yang disebut puya), serta berbagai alasan lain. hingga akhirnya menyimpan mayat jadi suatu adat- istiadat di kalangan masyarakat adat Tana Toraja.

dahulu masyarakat adat Toraja menyimpan jenazah di dalam rumah tongkonan, lamanya waktu menyimpan jenazah paling lama 3 puluh 6 malam untuk keluarga bangsawan. Sedangkan dari golongan yang lainnya kurang dari itu, ataupun apalagi tidak disimpan sama sekali karena upacaranya sangat singkat. Bersamaan berjalannya waktu, setelah itu masyarakat adat Toraja berikan sebutan serta anggapan yang berbeda- beda mengenai jenazah yang disimpan. ada yang menyangka To Makula, kalau jenazah yang disimpan dianggap hanya sebagai orang yang sakit, serta To Mate, jenazah sedang dalam rangkaian upacar aluk to mate.

memasuki goa Londa wisatawan akan mendapati bermacam peti jenazah khusus untuk marga keturunan Tau- Tau. Di setiap sudut goa wisatawan akan menjumpai bermacam peti jenazah yang memanglah terencana diletakkan dengan cara bertumpuk- tumpuk. Di sekitar peti mati kerap ditemui botol minuman, rokok, sirih, ataupun apalagi busana. Perihal ini membuktikan kalau jenazah yang ditaruh dianggap sebagai To Makula, diperlakukan seperti masih hidup.

Baca Juga : 5 Destinasi Mempesona Di Pulau Nias

 

2. Desa Kete Kesu

Desa Kete Kesu
pegipegi

Dikenal sebagai desa yang menyimpan bermacam cerita bersejarah, desa Kete Kesu kerapkali menjadi tempat wisata kesukaan di Toraja. Kepopuleran yang disandangnya, tidak jauh dari penawaran peamandangan alam bagus yang sedemikian itu memesona. Masyarakatnya yang masih menjunjung tinggi adat istiadatnya, seakan menjadi alasan pelengkap kamu harus mengujunginya.

desa ini sangat populer di mata para wisatawan karena kehidupan tradisional masih dianut dan dipakai di wilayah ini. Tidak hanya itu, terdapat peninggalan purbakala yang menjadi daya tariknya. Di siini terdapat kuburan batu yang berupa seperti sampan yang di dalamnya masih terdapat tulang belulang orang yang diperkirakan sudah berusia puluhan hingga ratusan tahun. Tidak hanya itu, adat di Kete Kesu ialah melibatkan harta sang jenazah untuk dibawa dan dimasukkan ke dalam peti matinya.

loaksi : Maps

jam buka: selama 24 Jam

harga tiket : Rp10. 000 ataupun per orang

Adat serta kehidupan tradisionalnya yang lagi terasa pekat, mengharuskan para wisatawan untuk mematuhi semua peraturan dan hambatan yang telah diresmikan. terus menjadi menarik untuk dikunjungi, desa ini meletakkan berbagai peninggalan dahulu saat. Peninggalan itu berbentuk makam batu, yang ditafsirkan telah berusia ratusan tahun. Dengan terdapatnya peninggalan itu, bisa jadi kenyataan kehidupan sebelumnya di area itu.

Adanya peninggalan asal ide, menjadikannya masuk dalam catatan cagar adat yang memerlukan dilestarikan. Tidak cuma menarik wisatawan dengan temuan peninggalannya, desa ini dikenal selaku seperti penghasil kerajinan tatah sampai menggambar yang telah diakui dunia. Hasil ciptaannya yang sedemikian itu memesona, berhasil menarik hati para wisata asing untuk membelinya. Apabila terpukau untuk membeli salah satu ciptaannya, silahkan membawa budget lebih.

Karakteristik khas yang lain dari Tongkonan, yakni pintu rumahnya yang dibuka ke arah atas. Tidak hanya pintunya yang istimewa, atapnya juga tidak kalah menarik untuk diperhatikan. Bentuknya yang sejenis perahu terkelungkup, tampaknya hanya dibuat dari buritan yang dilapisi dengan bulu hitam. Bentuk atapnya yang menarik, saat mengibaratkannya sejenis tanduk kerbau. Masing- masing Tongkonan yang dibangun harus membidik utara, sebab agama masyarakatnya.

3. Agrowisata Pango- Pango

Agrowisata Pango- Pango
IDN Times

Agrowisata Pango- Pango ialah area wisata kebun kopi serta beraneka ragam hasil bumi yang lain yang terletak di kota Makale, tepatnya diatas puncak gunung Pango- Pango dengan ketinggian 1600- 1700 mdpl. Tidak cuma wisata kebun kopi yang ditawarkan pada wisatawan diarea ini, tetapi juga view yang bagus serta menarik dan sebagian sarana dengan spot foto yang ciamik serta kekinian.

Pada zaman dahulu Pango- Pango digunakan untuk melaksanakan pemantauan kepada gerakan musuh oleh tentara Jepang, karena letaknya yang paling tinggi. Tetapi, saat ini lokasi itu digunakan sebagai tempat wisata yang recomended banget untuk kalian kunjungi. Dari sini kalian bisa melihat Kota Makele dari ketinggian dan keindahan pemandangan sunset serta sunrise yang sangat menawan. Dan menjelajahi kawasan pohon pinus dan mencoba beberapa wahana yang terdapat.

lokasi : Maps

jam buka: setiap hari Senin sampai Minggu serta sepanjang 24 jam berkesinambungan.

tiket masuk: sebesar Rp. 10. 000 saja per orangnya

fasilitas umum yang terdapat di sekitar Pango- Pango antara lain:

-Toilet
-Gazebo tempat bersantai
-area untyuk camping
-Warung- warung makanan ataupun minuman

Subjek wisata Pango- Pango sangat terkenal serta senantiasa didatangi oleh wisatawan yang tiba dari berbagai wilayah, hal tersebut dikarenakan kita bisa melihat gumpalan- gumpalan awan yang luar biasa. Betul- betul merasakan kehebohan terletak di atas awan, sangat bagus serta luar biasa. Sedemikian itu indahnya alam diamati dari sini hamparan Kota Makale juga terlihat sangat jelas terlihat.

untuk menyaksikan gumpalan awan yang sempurna, ialah sekitar jam 05. 00 sampai dengan jam 09. 00. Jadi pastikan kalian datang pada jam- jam tersebut jika mau merasakan sensasi negari di atas awan. Tidak hanya menikmati kehadiran gumpalan awan yang berwarna putih bersih, kalian juga bisa melaksanakan agrowisata mengasyikkan menjelajahi hutan pinus yang rindang. area hutan pinus ini dilengkapi juga dengan jalan setapak menuju suatu gardu pandang ataupun gazebo yang merupakan spot kesukaan untuk melihat keindahan alam. Tidak hanya itu, kalian juga bisa menjelajahi perkebunan di sekitar yang menanamkan Kopi Toraja, dan dapat mempelajari cara menanamkan kopi yang bagus serta benar.

Baca Juga : 6 Destinasi Wisata Favorit di Jambi yang Harus Dikunjungi

4. Gumuk Pasir Sumalu

Gumuk Pasir Sumalu
Merdeka.com

Gumuk Pasir Sumalu merupakan gumuk pasir hitam yang terdapat di Sumalu, Kecamatan Rantebua, Kabupaten Toraja Utara. Gumuk Pasir Sumalu terletak di Sumalu, Kecamatan Rantebua, Kabupaten Toraja Utara. Lokasinya sekitar 45 Menit dari Kota Rantepao bila di tempuh menggunakan kendaraan roda 2. lokasi Gumuk Pasir Sumalu ini jika ditempuh dengan menggunakan kendaraan roda 4 serta 2.

untuk hingga di titik lokasi subjek, masih harus bersabar berjalan kaki kurang lebih setengah kilometer ke dalam. perjalanan menuju ke Gumuk Pasir Sumalu akan melampaui sedikit perbukitan serta perkampungan masyarakat, tetapi disuguhi hamparan pasir besar dengan hembusan angin sejuk. Gumuk Pasir Sumalu memanglah instagrammable, sangat sesuai untuk kalian yang senang foto.

lokasi : Maps

jam buka: selama 24 jam

tiket masuk: tidak di pungut biaya sedikit pun

Hingga di lokasi, sejuknya udara pegunungan serta keindahan yang gumuk pasir ini akan membayar semua kelalahan. Dari atas puncak Gumuk Pasir, wisatawan bisa menyasikkan pesona sunrise serta sunset. bukit pasir hitam ini mempunyai penmandangan alam yang istimewa serta sangat mengesankan, hamparan pasir yang wujudnya berbukit- bukit dengan ceruk yang tidak harmonis tetapi sangat menawan ditatap mata. Alur- alurnya tersusun memanjang mengikuti lekuk- lekuk di sekitar bukit.

Awal mulanya masyarakat setempat menyebut Gumuk Pasir ini dengan sebutan bukit Pa’ buyan. Setelah itu gurun pasir berwarna hitam ini diketahui dengan sebutan Gumuk Pasir Toraja. Serta saat ini lebih diketahui dengan sebutan Gumuk Pasir Sumalu. Dengan keindahan alam yang terdapat, pastinya Gumuk Pasir Sumalu juga akan menawarkan sebuah kegiatan yang pastinya lumayan menarik apabila lo dapat melaksanakannya. ketika kamu samapai dilokasi, sejuknya hawa pegunungan serta keindahan dari kawasan wisata ini juga akan membuat kamu sesaat melupakan rasa letih kamu.

Dari atas puncak Gumuk Pasir, kamu bisa melihat indahnya sunrise serta sunset kamu. Oleh karena itu, untuk kamu yang mau menikmati sunrise pastinya harus bangun lebih pagi, dan janganlah lupa untuk memakai jaket yang tebal, sebab cuaca saat pagi hari di Gumuk Pasir akan sangat dingin. Bukan cuma itu saja yang dapat kamu jalani di sana, untuk kamu yang mempunyai kegemaran fotografi, pastinya mengabadikan momen- momen akan menjadi sebuah hal tepat untuk dapat kamu jalani. Tidak hanya dari fenomena sunrise dan sunset, pastinya masih banyak spot- spot foto yang lainnya yang patut untuk kamu buru dan dijadikan sebuah hasil gambar yang memuaskan.

5. Wisata Batutumonga

Wisata Batutumonga
JejakPiknik.com

Batutumongga bisa jadi salah satu pilihan destinasi wisata alam ketika Kamu mengunjungi Tana Toraja di Sulawesi Selatan. Batutumonga terdapat di lereng Gunung Sesean yang ialah gunung paling tinggi di Toraja. Gunung ini dinobatkan selaku tempat terbaik buat melihat keelokan Tana Toraja dari ketinggian termasuk pemandangan Kota Rantepao. Di kawasan ini kamu bisa menemukan sekitar 56 batu menhir dalam satu lingkaran dengan 4 pohon di bagian tengah. kebanyakan batu menhir memiliki ketinggian sekitar 2– 3 m.

merupakan kota kecil yang terdapat di kecamatan Sesean Suloara, kota ini menawarkan pemandangan indah yang tidak dapat ditolak. hanya berjarak sekitar 328 km bila dari kota Makassar, Gunung Sesean dibilang sebagai gunung paling tertinggi yang terdapat di Toraja. saat menginjakkan kaki di Batutumonga, Kamu dapat memandang dengan jelas seluruh wilayah Toraja Utara. Dengan ketinggian itu, seakan menapaki kaki di atas awan.

Saat sebelum sampai pada tempat tujuan, wisatawan akan lewat jalan berkelok pada ketinggian tertentu. Walaupun medannya termasuk ekstrim, pesona alam eksotik yang begitu itu memanjakan mata. Apalagi selama perjalanan, wisatawan dapat menikmati pemandangan alam dari ketinggian yang memperlihatkan kota Rantepao beserta lembah Sa’ serta Udaranya terasa dingin nan segar, membuat siapapun betah berlama lama disana.

lokasi : Maps

jam buka: selama 24 jam

tiket masuk: Rp10, 000.

termasuk destinasi wisata yang tidak mudah diakses, tetapi keberadaannya lumayan terkenal di masyarakat. Terkenal karena suguhkan pemandangan alam bagus, para pengunjungnya akan dimanjakan dengan terdapatnya sejumlah penginapan bersama warung kopi. Tidak hanya penuhi kebutuhan, tempat tersebut terasa nyaman dikunjungi. apabila terdapat wisatawan yang ingin menikmati pesona Batutumonga lebih lama, tidak perlu khawatir lagi.

apabila kebingunan mencari tempat penginapan terbaik bersama sarana yang lengkap, cobalah untuk mendatangi homestay Mentirotiku. selain hanya sebagai tempat istirahat terbaik, disana terdapat restoran yang menyediakan berbagai menu unggulan. Ketika menunggu makanan dihidangkan, Kamu bisa menikmati pesona sekitar yang sedemikian itu bagus. Karena letaknya yang berhadapan langsung dengan alam toraja, membuat hidangan kuliner terus menjadi nikmat.

letaknya yang terletak di ketinggian, udara yang dihasilkannya memanglah terasa dingin nan menyegarkan. Janganlah tertipu dengan kesegaran yang ditawarkan, karena sengatan cahaya mataharinya tidak bermain main. Puncaknya sengatan sinar matahari akan terjalin saat tengah hari, yang mungkin saja membuat kulitmu terbakar juka terlalu lama di alam terbuka. Mengetahui hal tersebut, silahkan membawa tabir surya untuk menangkal sinar matahari berlebih. miliki pemandangan alamnya yang bagus, Batutumonga jadi destinasi alternatif yang bisa dikunjungi di Sulawesi Selatan. tidak cuma menikmati seluruh ciptaan Tuhan, wisatawan bisa melihat secara langsung budaya masyarakat sekitar. Paling utama kegiatan pemakannya yang lumayan terkenal, tampaknya dapat menjadi tontonan yang menarik untuk dilihat. Tetapi medannya yang lumayan susah, hendaknya dapat menjadi perhatian supaya mempersiapkan seluruh kebutuhan.

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
0Shares
0 0